Senin, 27 Desember 2010

0 LAPORAN HASIL OBSERVASI YAYASAN AL-MISBAH


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
PERANAN YAYASAN TERHADAP PENGEMBANGAN ORGANISASI NIRLABA
(Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Misbah )

BAB I

A. Profil Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Misbah

a. Latar Belakang
Yayasan Al-Misbah adalah salah satu unit yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan yayasan ini, sekarang telah berdiri sekolah-sekolah yang terdiri dari TK/RA, MI/SD, DAN MTS/SMP. Yayasan AL-MISBAH sendiri sudah berdiri sejak tahun 21 April 1984. Dan berdsarkan akta notaris sendiri baru disahkan keberadaannya pada tanggal 11 oktober 1985, yang saat itu hanya menangani masalah sosial, lebih khusus lagi masalah pendidikan.

0 AKTIFITAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!

BAB I
AKTIFITAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

1. Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia
Era globalisasi saat ini yang ditandai oleh perkembangan semakin cepat disegala bidang kegiatan menyebabkan persaingan semakin ketat sumber daya manusia sebagai pelaku organisasi sangat penting peranannya dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
BAB I
PENDAHULUAN

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, emnunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan Termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q. S AT-Taubah: 18)
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Q.S AL-Baqarah: 249)
.

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (Q. S. ALI-Imron: 110).

“Ada tujuh golongan manusia yang Allah akan menaungi mereka (dihari kiamat) yang tiada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, anak muda yang tumbuh/menjadi dewasa dalam keadaan selalu mengabdi kepada Allah Swt. Seorang yang terpaut hatinya kemasjid, dua orang yang mengasishi karena Allah mereka berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang di rayu oleh seorang perempuan yang berpangkat/bangsawan nan pula cantik tetapi menolak dan berkata sungguh aku takut kepada Allah, seseorang yang bersedekah kemudian merahasiakannya seolah-olah tangan kirinya tiada mengetahui apa yang diinfakan oleh tangan kanannya itu, seseorang yang selalu ingat kepada Allah di kala berkhalwat/sendiri hingga kedua air matanya”. (H. R. Bukhori dan Muslim).

Senin, 20 Desember 2010


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
Sejarah sejarah-facebook

Facebook adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS).
Ide berawal ketika dia bersekolah di Exeter High School, New HampshireSaat itulah dia berkenalan dengan Adam D’Angelo. Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas. Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Lewat situs ini para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.

Oleh karena itu ia mebuat Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook. Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dberhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah.
Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor. Oleh karena ingin mengerjakan Facebook dengan serius mereka meninggalkan Harvard. Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka sehingga mereka bisa pindah ke kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban”
Pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya. pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.

Kamis, 16 Desember 2010

0 Manajemn orgabisasi Nirlaba


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!

PERANAN YAYASAN TERHADAP PENGEMBANGAN ORGANISASI NIRLABA
(Yayasan  Sosial Dana Pendidikan Al-Misbah )   

A.   Profil Yayasan  Sosial Dana Pendidikan Al-Misbah

a.      Latar Belakang
Yayasan Al-Misbah adalah salah satu unit yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan yayasan ini, sekarang telah berdiri sekolah-sekolah yang terdiri dari TK/RA, MI/SD, DAN MTS/SMP. Yayasan AL-MISBAH  sendiri sudah berdiri sejak tahun 21 April 1984. Dan berdsarkan akta notaris sendiri baru disahkan keberadaannya pada tanggal 11 oktober 1985, yang saat itu hanya menangani masalah sosial, lebih khusus lagi masalah pendidikan.
Bicara Yayasan Al-Misbah tentu saja tidak bisa dipisahkan dari IAIN atau sekarng sudah menjadi UIN yang terletak di Jl A.H. Nasution Bandung, berdasarkan informasi yang penulis dapat, dari bapak Ahmad Rusdiana, beliau sekarang menjabat sebagai sekretaris di yayasan tersebut, meneyebutkan bahwa yayasan ini, berdiri tidak Terlepas dari bantuan IAIN/UIN, dan tentunya dilindungi berdasarkan badan Hukum.  Karena pada saat sebelum berdirinya yayasan tersebut telah dijadikan tempat objek dakwah terutama oleh para mahasiswa.  Yayasan Al-MISBAH berdiri di Cipadung Pada tanggal 21 April 1984.
Berdirinya yayasan  Al-Misbah  berawal dari banyaknya usulan darai masyarakat Menindaklanjuti usulan tersebut diadakanlah musyawarah bersama masyarakata dan beberapa tokoh penting untuk merumuskan usulan tersebut musyawarah tesebut yang dihadiri: Bapak. Endang Yosep Saefudin, Bapak Kamal Syah, Bapak Ahmad Rusdiana, Bapak Eyet Taryat, Dan Bapak Tayat Fatah Hidayat. Tanggal  21 April 1984 di masjid Yayasan. Itulah hari pertama yang resmi menjadi awal pembentukan yayasan Al-Misbah. yang kemudian berdasrkan usulan dari pengurus yayasan untuk mendirikan Madrasah maka kemudian, yayasan mulai merintis untuk mendirikan pendidikan yang bermula pada tanggal 14 juli 1984 mendirikan MI dan kemudian disusul Dengan didirakannya TK pada tanggal 1 juli 1985 sedngkan MTS 22 juli 1985.
Saat ini telah tercatat 553 murid yang terdiri dari:
40 siswa TK , 310 MI dan 203 MTS dengan jumlah keseluruhan lima ratus lima puluh tiga orang, dan terdiri dari 43 tenaga pengajar.
a.      Struktur Yayasan
Struktur Yayasan
Ketua Yayasan            : Endang Yosef Saefudin
Wakil ketua                 : Kamal Syah
Sekertaris                    : Ahmad Rusdiana
Bendahara                   : Tayat Fatah Hidayat
 Komisaris                   : Eyet Taryat
Komite Sekolah
Kepala Sekolah TK     : Umi Kulsum
Kepala sekolah MI      : Y. Hayati S.Ag
Kepala Sekolah MTS  : Qoim Saodih, W, S.pdi
b.      Visi dan Misi
VISI
Lembaga pendidikan islami yang memiliki keunggulan kompetitif, mendidik yang bernilai islami.
MISI
1.      Untuk mengembangkan dimensi manusia berdsarkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
2.      Untuk mengembangkan dasar-dasar sosial dan keilmuan terhadap peserta didik
3.      Untuk mengembangkan peserta didik untuk memiliki akhlak yang islami.

c.       Kegiatan
Melaksanakan kegiatan belajar mengajar
Majlis ta’lim
d.      Sumberdana
Dana yayasan didapat dari dana dari masyarakat, dan sejak tahun 2005 maka dana terdapat dari dana Bos. Karena sekarang ini yayasan telah mendapatkan dana bantuan dari bantuan departemen agama,  akan tetapi walaupun sudah ada bantuan dana dari pemerintah tetap meminta pemungutan dana dengan alasan untuk kesejahteraan yayasan dan disamping itu pula perlu penulis sampaikan bahwa berdirinya yayasan Al-Misbah tidaknya atas bantuan dana dari masyarakat dan pemerintah melainkan sebagian tanah yang dipakai untuk membangun yayasan tersebut bersal dari wakaf, dan wakaf tesebut merupakan suatau kesepakatn dari pihak yayasan dengan masyarakat yang mewakafkan tanahnya, wakaf-wakaf tesebut bersal dari empat orang yaitu:
1.    Endang Yosef Saefudin
2.    Kamal Syah
3.    Tayat Fatah Hidayat
4.    Eyet Taryat
a.      Output Masyarakat Terhadap Yayasan
Dengan keberadaan berdirinya yayasan sangat berdampak positif, terutama masyarakat bisa disejahterakan terutama dalam hal pertumbuhan ekonomi, dan juga dengan adanya yayasan terutama orang tua dari siswa tidak merasa direpotkan karena mereka merasa terbantu terhadap adanya yayasan tersebut, terutama dalam hal pendidikan, karena anak-anak mereka bisa didik di yayasan ini, sebagai bekal bagi mereka untuk menghadapi masa depan  yang lebih baik.
Analisis Yayasan Dana Sosial Pendidikan Al-Misbah
Sebagai Organisasi  Nirlaba

a.      Definisi Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal didalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para petugas pemerintah.
b.      Perbedaan organisasi nirlaba dengan organisasi laba

Banyak hal yang membedakan antara organisasi nirlaba dengan organisasi lainnya (laba). Dalam hal kepemilikan, tidak jelas siapa sesungguhnya ’pemilik’ organisasi nirlaba, apakah anggota, klien, atau donatur. Pada organisasi laba, pemilik jelas memperoleh untung dari hasil usaha organisasinya. Dalam hal donatur, organisasi nirlaba membutuhkannya sebagai sumber pendanaan. Berbeda dengan organisasi laba yang telah memiliki sumber pendanaan yang jelas, yakni dari keuntungan usahanya. Dalam hal penyebaran tanggung jawab, pada organisasi laba telah jelas siapa yang menjadi Dewan Komisaris, yang kemudian memilih seorang Direktur Pelaksana. Sedangkan pada organisasi nirlaba, hal ini tidak mudah dilakukan. Anggota Dewan Komisaris bukanlah ’pemilik’ organisasi.
c.       Ciri-Ciri Organisasi Nirlaba

1.    Sumber daya entitas berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapakan pembayaran kembali atas manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang diberikan.
2.    Menghasilkan barang dan/ atau jasa tanpa bertujuan memupuk laba, dan kalau suatu entitas menghasilkan laba, maka jumlahnya tidak pernah dibagikan kepada para pendiri atau pemilik entitas tersebut.
3.    Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada organisasi bisnis, dalam arti bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak dapat dijual, dialihkan, atau ditebus kembali, atau kepemilikan tersebut tidak mencerminkan proporsi pembagian sumber daya entitas pada saat likuiditas atau pembubaran entitas.

Dari pemaparan diatas nampaklah bahwa organisasi nirlaba adalah suatu organisai yang berssaarn pokok dalam mendukung hal-al yang ada kaitannya dengan jiwa sosial, dalam pergerakan ini. Hanya semata-meta untuk saling membantu terhadap sesam dan tentunya sesuai dengan konsep dia tasa bahwa organiosasi nirlaba tidak memungut keuntungan yang besar, seperti yayasan yang bergerak dalam pendidikan dan lain sebagainya.